KEBERKAHAN DARI LANGIT

By | January 14, 2019

KEBERKAHAN DARI LANGIT YANG TERLUPAKAN

Mandi hujan….
Mungkin terdengar biasa di masa kita kanak2. Permainan ini sangat mengasyikan bagi anak-anak, selain murah meriah tentu nya. Sangat berbeda jika kita perhatikan dizaman ini. Zaman dimana anak-anak lebih memilih untuk bermain bola dengan jemari nya (bermain bola pada game android) ketimbang untuk mendatangi lapangan dan berkotor kotor dengan rumput dan tanah.

Lalu bagaimana Islam memandang mandi hujan dan apakah Rasul pernah melakukan nya atau bahkan menganjurkan nya…?

Dalam hadist riwayat Muslim, Anas bin Malik radhiallahu anhu berkata, “Kami bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam kehujanan. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menyingkap pakaiannya agar terkena air hujan. Kami bertanya: Ya Rasulullah, mengapa kau lakukan ini?””

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjawab, “Karena ia (hujan) baru saja datang dari Tuhannya taโ€™ala’.” (HR. Muslim)

Imam Nawawi, dalam kitab Al Minhaj, menjelaskan makna hadist ini. Maknanya bahwa hujan adalah rahmat, ia baru saja diciptakan Allah taโ€™ala. Maka kita ambil keberkahannya.

Hadits ini juga menjadi dalil bagi pernyataan sahabat-sahabat bahwa dianjurkan saat hujan pertama untuk menyingkap yang bukan aurat agar terkena hujan.

Ibnu Rajab dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa para sahabat Nabi pun sengaja hujan-hujanan seperti Utsman bin Affan.

Demikian juga Abdullah bin Abbas, jika hujan turun dia berkata: “Wahai Ikrimah keluarkan pelana, keluarkan ini, keluarkan itu agar terkena hujan.”

Ibnu Rajab juga menyebutkan bahwa Ali bin Abi Thalib jika sedang hujan, keluar untuk hujan-hujanan. Jika hujan mengenai kepalanya yang gundul itu, dia mengusapkan ke seluruh kepala, wajah dan badan kemudian berkata : “Keberkahan turun dari langit yang belum tersentuh tangan juga bejana.”

Abu al-Abbas Al Qurthubi juga menjelaskan, “Ini yang dilakukan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam untuk mencari keberkahan dengan hujan dan mencari obat. Karena Allah taโ€™ala telah menamainya rahmat, diberkahi, suci, sebab kehidupan dan menjauhkan dari hukuman.” (Al Mufhim)

Ayah bunda mari kita biasakan lagi permainan mengasyikan ini, seperti masa2 kecil kita dulu. Jangan biarkan anak-anak terlewatkan akan keberkahan nya (hujan).

Mumpung lagi musim hujan nih… ayo anak-anak kita mandi hujan. Lebih seru lagi kalo bunda ikut juga ya….๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + 1 =