
[Al-Islam 499] UNTUK kesekian kalinya, Israel kembali mempertontonkan tindakan brutalnya. Pesawat tempur F-16 Israel kembali melancarkan serangkaian serangan udara ke beberapa sasaran di Jalur Gaza dalam beberapa hari belakangan, terutama di bagian selatan daerah kantung tersebut. Stasiun TV pro-Hamas, Al-Aqsa, melaporkan beberapa orang Palestina cedera dalam serangan itu (TVOne.co.id, 23/3/2010).
Memang, ini bukan serangan terbesar sejak Israel membombardir Gaza selama 22 hari yang menewaskan tidak kurang dari 1400 orang Palestina sekaligus menghancurkan ribuan rumah penduduknya pada Desember 2008. Namun demikian, jelas ini tidak bisa dianggap sepele.
Sebelumnya, selama bulan Maret ini ada sejumlah tragedi lain yang juga perlu mendapatkan perhatian. Pertama: Serbuan terhadap Masjid al-Aqsha. Sebagaimana diberitakan, puluhan aparat keamanan pendudukan zionis Israel pada Ahad malam (14/3), menyerbu masuk lewat bagian selatan kompleks Masjid al-Aqsha. Mereka menahan sekitar 20 orang jamaah dan mengusir mereka dari dalam kompleks masjid. Menurut Lembaga Wakaf dan Warisan Masjid Al-Aqsha (14/12), pemerintah pendudukan Israel juga terus meningkatkan operasi pengeboran bagian bawah kota yang diduduki oleh Yahudi untuk pembentukan pemukiman. Dalam keterangannya, lembaga tersebut kembali memperjelas bahwa penggalian tersebut hanya beberapa puluh meter dari Masjid Al-Aqsha, dan semakin hari penggaliannya akan semakin ditingkatkan hingga mencapai kedalaman 10 meter, sampai ke area Masjid Al-Aqsha (Eramuslim.com, 16/3/2010) Read the rest of this entry »
