Archive for May, 2009

POLITIKOLOGI*

“Persyaratan yang dibutuhkan kekuatan jahat untuk berkuasa hanyalah bahwa orang-orang baik berdiam diri. Sir Edmund Burke”

Enggak tau sejak kapan gw suka banget nongkrongin acara2 di Metro TV. Tapi trus terang aja gw suka acara2 pada tuh stasiun, mungkin karena beda aja ama stasiun lain yg suka nayangin sinetron dan acara gossip. Selain itu gw merasa acara2nya pada inspiratif dan banyak mendidik. Lha salah satu acara kesukaan gw adalah acara “doctorology”. Acara yg dipandu ama komedian Laslie Nielsen (gw gak tau apa emang gitu nulisnya) yg mengisahkan kehidupan mantan dokter ama ponakannya yg lagi magang di rumah sakit. Di tiap episodenya selalu membahas berbagai masalah kesehatan akan tetapi dibahas dalam bentuk komedi situasi dan santai banget. Dari acara tersebut gw jadi paham berbagai masalah kesehatan, tanpa harus berkerut jidat n pusing2 mikirin ilmu2 kedokteran. Dan acara itu pulalah gw jadi terinspirasi ama politik, lebih2 politik Islam.

Emang apa hubungannya kedokteran ama politik? Ada, yaitu sama2 dianggap oleh sebagian masyarakat sebagai sesuatu yg elit, tinggi, n gak semua orang bisa mempraktekannya. Oleh sebagian masyarakat untuk mengerti politik minimal dg cara daftar SMPTN n ngambil jurusan ilmu politik. Bisa juga dg cara masuk ke partai politik yg tiap lima tahun sekali ikut pemilu. Padahal sebagaimana pandangan produser “doctorology”, bahwa tidak ada apapun yg sulit untuk dipelajari. Oleh siapapun dan kapanpun. Termasuk politik, lebih2 status kita sebagai seorang muslim udah selayaknyalah kita paham politik dan menjadi politikus.

Tapi sebelumnya kita harus bisa membedakan antara politik sebagai ilmu dan politik sebagai sebuah praktek politik. Politik sebagai ilmu bisa qt pelajari dg ikut SMPTN seperti di atas atau klo emang biaya ama waktu gak ada bisa hanya dengan membaca buku2 tentang politik dan kegiatan qt hanya sampai disini, tidak kurang, dan tidak lebih. Sedangkan politik sebagai sebuah praktek adalah dg mempraktekkan ilmu2 politik yg telah qt pelajari dg cara membenturkannya dg fakta di masyarakat. Dan orang yg mempraktekannya inilah yg paling layak dapat gelar sebagai Politikus.

Politik sendiri bisa diartikan sebagai sebuah alat untuk meraih kekuasaan. Itu klo qt mengacu pada pandangan orang barat dengan ideologi kapitalisme dan sosialismenya. Meskipun pada prakteknya terdapat perbedaan. Dimana dalam sistem kapitalisme kekuasaan digunakan untuk menegakkan kebebasan. Sedangkan dalam sosialisme, kekuasaan digunakan sebagai alat untuk menguasai alat2 produksi. Sedangkan klo qt mengacu pada definisi politik yg digariskan oleh Islam maka politik adalah cara untuk mengatur urusan umat atau masyarakat.

Trus enaknya qt pilih yg mana? Klo itu sih terserah loe semuanya. Akan tetapi karena gw merasa sebagai seorang muslim, maka udah sewajarnya gw pilih Islam. Toh bagi gw politik tak lebih dari sebuah alat. Ia ibarat pedang dan manusialah yg lebih berperan daripada pedang. Sehebat apapun pedangnya apabila manusianya gak mampu maka pedang itu tak lebih jadi sekedar pajangan bahkan bisa melukai pemiliknya. Oleh karena itu sebagaimana ucapan Musashi, jangan pernah terpengaruh ama pedang, yg penting adalah mengerahkan segala daya upaya qt untuk menjadikan pedang qt bisa berbicara di depan musuh qt. tapi menurut gw pedang yg tajam juga sangat penting. Oleh karena itu, memilih pola politik yg benar kemudian mengerahkan segala daya upaya qt untuk mempraktekannya dalam menyelesaikan masalah2 yg muncul di masyarakat, maka dari sinilah qt pantas mendapatkan gelar sebagai Politikus.

Mengapa harus politik? Mengapa harus menjadi politikus?

Apa sih bayangan qt tentang politik? Apakah qt membayangkan politik itu sebagai suatu yg tinggi, elit, tentang orang2 berdasi, bermobil mewah, dan duduk2 di kursi empuk gedung dewan? Atau bayangan kita mirip lirik lagunya Iwan Fals yg nganggep politik itu sebagai hal yg kejam dan kotor, tempat para koruptor dan penyalahgunaan jabatan, tempat orang2 yg sok intelek dan sok membela rakyat tapi suka tidur pas rapat masalah rakyat, suka nilep uang, sok suci bicara moral tapi ikutan casting film porno?

Sedangkan di satu sisi qt melihat banyak sekali rakyat yg terjerat kemiskinan, kerusakan moral, narkoba dan alcohol merajalela, kriminalitas tinggi, dan angka pengangguran yg semakin meroket. Juga masalah harga sembako dan BBM yg kadang2 naik, SDA yg dikuasai asing, jeratan utang luar negeri yg mencekik. Itu cuma masalah dalam negeri, belum lagi masalah luar negeri. Masalah Palestina, Iraq, Afghanistan, Pattani, Kashmir, Chechnya, Moro, dan masalah 1 milyar kaum muslimin di seluruh dunia yg terancam, dibunuh, dipenjara, diusir dari negerinya, meringkuk di kamp2 pengungsian, disiksa, ekonominya di embargo. Yg pasti qt bingung bagaimana menyelesaikan semua masalah tersebut. Atau jangan2 qt gak peduli, ngapain susah2 mikir orang lain, mending kuliah, pacaran, trus nikah, kerja, selesai. Persetan aja ama mereka yg ada di luar hidup qt.

Rasulullah Saw pernah bersabda yg maknanya kurang lebih “barangsiapa yg bangun di pagi hari tidak mengingat Allah, maka dia bukan termasuk hambaNya. Dan barangsiapa bangun di pagi hari tidak mengingat nasib kaum muslimin, maka dia bukan termasuk golongan kaum muslimin”. Oleh karena itu dibutuhkan kepedulian untuk menolong dan membangkitkan kembali kaum muslimin. Juga demi kembalinya kehidupan Islam di tengah masyarakat. Dan demi izzul Islam wal Muslimin.Wallahua’lam.

*diposting dari Filosofi BURJO

EMOTION*

When my heart felt so empty..
When my world goin’ crazy…
And my friends can’t chilled out me..

I just walked over the street on the autumn leafs.. Try to felt the warm breeze..
And looked around.. Wathced!! How was beautiful this day to me…

Then..
The night have came and Mr. Moon was hidden behind the clouds
The stars twinkled at me like want to say Good Night!!

Then,
Before i closed my eyes..
I’ve realized.. How long i spent my time to remember You..
I wasted a half of my time to forget You..
I still excited with my secularity life..

I’m scared… I’m blinded.. I’m weak!!!!!

YA RABB..
I try to confess that I’m not ought to get Your Jannah..
But,also
I’m not strong if You give Your Naar!!

By The Name of ALLAH
I just can say “LAA ILLAHA ILLALLAH!!”

*diambil dari tragedi1924